Nama : Rio
Kelas : 1D
Program studi : Pendidikan Agama Islam
Makul : Bahasa Indonesia
Judul : Aku dan kampung ku
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, perkenalkan nama saya Rio dari kelas 1D program Studi Pendidikan Agama Islam, baik saya akan memceritakan sebuah cerita yaitu yang berjudul "Aku dan kampungku". Desa Tembawang Panjang merupakan salah satu desa yang ada di kabupaten Melawi Provinsi Kalimantan Barat, desa Tembawang Panjang memiliki Dua Dusun yaitu Dusun Tembawang Panjang Dan Dusun Teluk Batu. Keunikan desa Tembawang Panjang yaitu, desa yang di lalui oleh empat sungai yaitu, Sungai Pinoh, Iban, Perosak, Dan sungai Ongkah, Sungai terbesar di tembawang Panjang yaitu Sungai Pinoh, sungai Pinoh merupakan sungai kedua terpanjang di Kabupaten Melawi. Di kampung saya adat istiadatnya masih kuat, di kampung saya jika ada orang yang meninggal maka seluruh warga ikut menguruh orang yang meninggal dari memandikan sampai menguburkan, penggalian kubur di kampung saya yaitu dengan cara gotong royong. Kampung ku menuju ke kota nanga Pinoh ibu kota Kabupaten Melawi berjarak sekitar 7 Kilo. Di kampung saya para warga berkerja di bidang, Petani, pedagang, dan wirausaha lainya. Di kampung saya ada sebuah wisata yang bernama Kurnia waterpark. Keunikan di kampung saya lainnya yaitu, jika ada orang yang menikah atau gawai maka semua warga masak masak untuk keluarga atu kawan kawan yang ingin bersilaturahmi, Kalau ada mempelai pria atau wanita datang ke kampung saya maka akan di sambut dengan "Totak Ompong"(Memotong Pohon Pisang). Di kampung kami memiliki tiga masjid, yaitu masjid, Baitussalam, Al Hadi Baitussalam, Dan satu lagi belum di kasih nama. Di kampung saya memiliki beberapa Fasilitas olahraga, yaitu Lapangan Sepak Bola, dan Lapangan Bola Volly, Setiap hari Jum'at di kampung saya selalu bermain Sepak Bola, dan untuk main bola Volly kadang kadang setiap hari. Di kampung saya hutannya masih bagus, Flora dan Faunanya masih lumayan banyak. Di kampung saya aman dari banjir, tapi ada sebagian yang rawan banjir, di kampung saya kalau banjir menjadi wisata dadakan karena para warga banyak menggambil momen tersebut untuk mandi, berfoto dan lain lainya. Di kampung saya bermayoritas Beragama Islam. Mungkin hanya itu lah cerita singkat tentang kampun saya, saya akhiri waassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar