NAMA : RIO
NIM : 12001134
KELAS : PAI4G
STRATEGI PEMBELAJARAN
Strategi adalah suatu pola yang direncanakan dan ditetapkan secara sengaja
untuk melakukan kegiatan atau tindakan. Strategi mencakup tujuan kegiatan,
siapa yang terlibat dalam kegiatan, isi kegiatan, proses kegiatan, dan sarana
penunjang kegiatan. Strategi yang diterapkan dalam kegiatan pembelajaran
disebut strategi pembelajaran.
Dimana pembelajaran adalah upaya pendidik untuk membantu peserta didik
melakukan kegiatan belajar. Tujuan strategi pembelajaran
adalah terwujudnya efesiensi dan efektivitas kegiatan belajar yang
dilakukan peserta didik. Pihak-pihak yang terlibat dalam pembelajaran adalah
pendidik (perorangan dan atau kelompok) serta peserta didik (perorangan,
kelompok dan atau komunitas) yang berinteraksi edukatif antara satu dengan yang
lainnya. Isi kegiatannya adalah bahan/materi belajar yang bersumber dari
kurikulum suatu program pendidikan. Proses kegiatan adalah langkah-langkah yang
dilalui pendidik dan peserta didik dalam pembelajaran. Sumber pendukung
kegiatan pembelajaran mencakup fasilitas dan alat-alat bantu pembelajaran.
Dengan demikian strategi pembelajaran mencakup penggunaan pendekatan,
metode dan teknik, bentuk media, sumber belajar, pengelompokan peserta didik,
untuk mewujudkan interaksi edukasi antara pendidik dengan peserta didik, antar
peserta didik, dan terhadap proses, hasil, dan/atau dampak kegiatan pembelajaran.
Dalam hal ini, strategi pembelajaran di artikan sebagai perencanaan yang
berisi tentang rangkaian kegiatan yang di desain untuk mencapai tujuan
pendidikan tertentu. Strategi merupakan usaha untuk memperoleh kesuksesan dan
keberhasilan dalam mencapai tujuan. Strategi pembelajaran merupakan rencana
tindakan (rangkaian kegiatan) termasuk penggunaan metode dan pemanfaatan
berbagai sumber daya atau kekuatan dalam pembelajaran yang disusun untuk
mencapai tujuan tertentu, yakni tujuan pembelajaran.
Stretegi pembelajaran adalah pendekatan menyeluruh dalam suatu sistem
pembelajaran yang berupa pedoman umum dan kerangka kegiatan untuk mencapai
tujuan pembelajaran, yang dijabarkan dari pendangan falsafah atau teori belajar
tertentu. Berikut pendapat beberapa ahli berkaitan dengan pengertian strategi
pembelajaran.
Menurut Kozma dalam Majid (2015:7) secara umum menjelaskan bahwa strategi
pembelajaran dapat diartikan sebagai setiap kegiatan yang dipilih, yaitu yang
dapat memberikan fasilitas atau bantuan kepada peserta didik menuju tercapainya
tujuan pembelajaran tertentu. Sedangkan Wina Sanjaya dalam Majid (2015:)
menyatakan bahwa strategi pembelajaran merupakan rencana tindakan (rangkaian
kegiatan) termasuk penggunaan metode dan pemanfaatan berbagai sumber daya atau
kekuatan dalam pembelajaran.
Dari beberapa pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa strategi
pembelajaran merupakan suatu rencana tindakan atau rangkaian kegiatan yang
dipilih guru mencakup penggunaan metode dan pemanfaatan berbagai sumber daya yang
ditujukan untuk siswa, yang bertujuan agar tercapainya tujuan pembelajaran.
Hal ini bahwa berarti di dalam penyusunan suatu strategi baru sampai pada
proses penyusunan rencana kerja, belum sampai tindakan. Strategi disusun
untuk mencapai tujuan tertentu, artinya arah dari semua keputusan
penyusunan langkah-langkah pembelajaran, pemanfaatan berbagai fasilitas dan
sumber belajar, semua diarahkan dalam pencapaian tujuan.
1. Jenis-Jenis Strategi
Pembelajaran
1. Strategi Pembelajaran
Langsung (Direct Instruction)
Strategi pembelajaran langsung merupakan strategi yang kadar berpusat pada
gurunya paling tinggi, dan paling sering digunakan. Pada strategi ini termasuk
didalamnya metode-metode ceramah, pertanyaan didaktik, pengajaran eksplisit,
praktek dan latihan, serta demonstrasi. Strategi pembelajaran langsung efektif
digunakan untuk memperluas informasi atau mengembangankan ketrampilan langkah
demi langkah.
2. Strategi Pembelajaran
Tidak Langsung (Indirect Instruction)
Pembelajaran tidak langsung memperlihatkan bentuk keterlibatan siswa yang tinggi
dalam observasi, penyelidikan, penggambaran inferensi berdasarkan data, atau
pembentukan hipotesis.Dalam pembelajaran tidak langsung, peran guru beralih
dari penceramah menjadi fasilitator, pendukung, dan sumber personal (resourse
person).Guru merancang lingkungan belajar, memberikan kesempatan siswa
untuk terlibat, dan memungkinkan memberikan umpanbalik kepada siswa ketika
meraka melakukan inkuiri. Strategi pembelajaran tidak langsung mengisyaratkan
bahan-bahan cetak, non-cetak, dan sumber-sumber manusia.
3. Strategi Pembelajaran
Interaktif (Interactive Intruction)
Strategi pembelajaran interaktif merujuk kepada bentuk diskusi dan saling
berbagi diantara peserta didik. Seaman dan Fellenz (1989) mengemukakan bahwa
diskusi dan saling berbagi akan memberikan kesempatan kepada siswa untuk
memberikan reaksi terhadap gagasan, pengalaman, pandangan, dan pengetahuan guru
atau kelompok, serta mencoba mencari alternatif dalam berfikir.
Strategi pembelajaran interaktif dikembangkan dalam rentang pengelompokan
dan metode-metode interaktif. Didalamnya terdapat bentuk-bentuk diskusi kelas,
diskusi kelompok kecil atau pengkerjaan tugas berkelompok, dan kerja sama siswa
secra berpasangan.
4. Strategi Pembelajaran
melalui Pengalaman (Experiential Learning)
Strategi pembelajaran melalui pengalaman menggunakan bentuk sekuensi
induktif, berpusat pada siswa, dan berorientasi pada aktivitas.Penekanan dalam
strategi belajar melalui pengalaman adalah pada proses belajar, dan bukan hasil
belajar.
Guru dapat menggunakan strategi ini baik di dalam kelas maupun di luar
kelas. Sebagai contoh, di dalam kelas dapat digunakan metode simulasi,
sedangkan di luar kelas dapat dikembangkan metode observasi untuk memperoleh
gambaran pendapat umum.
5. Strategi Pembelajaran
Mandiri
Belajar mandiri merupakan strategi pembelajaran yang bertujuan untuk
membangun inisiatif individu, kemandirian, dan peningkatan diri. Fokusnya
adalah pada perencanaan belajar mandiri oleh peserta didik dengan bantuan guru.
Belajar mandiri juga bisa dilakukan dengan teman atau sebagan dari kelompok
kecil. Kelebihan dari pembelajaran ini adalah membentuk peserta didik yang
mandiri dan bertanggung jawab. Sedangkan kekurangannya adalah peserta belum dewasa,
sulit menggunakan pembelajaran mandiri.
Strategi adalah suatu pola yang direncanakan dan ditetapkan secara
sengaja untuk melakukan kegiatan atau tindakan. Dimana pembelajaran adalah
upaya pendidik untuk membantu peserta didik melakukan kegiatan belajar. Dengan
demikian strategi pembelajaran mencakup penggunaan pendekatan, metode dan
teknik, bentuk media, sumber belajar, pengelompokan peserta didik, untuk
mewujudkan interaksi edukasi antara pendidik dengan peserta didik, antar
peserta didik, dan terhadap proses, hasil, dan/atau dampak kegiatan
pembelajaran. Dalam hal ini, strategi pembelajaran di artikan sebagai
perencanaan yang berisi tentang rangkaian kegiatan yang di desain untuk
mencapai tujuan pendidikan tertentu.
Jenis-Jenis
strategi pembelajaran, strategi pembelajaran langsung, pembelajaran tidak
langsung, belajar melalui pengalaman, belajar mandiri dan pembelajaran
interaktif. Istilah yang terkait dalam strategi pembelajaran meliputi model
pembelajaran, pendekatan pembelajaran, metode pembelajaran teknik dan taktik
dalam pembelajaran.
Unsur-unsur
dalam strategi pembelajaran meliputi rangkaian/urutan dan pengelompokan konten,
komponen belajar, pengelompokkan peserta didik serta pemilihan media dan sistem
pengajaran.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar